Monday, November 26, 2012

Bagaimana sih Menulis Buku Teks Pelajaran?



Buku adalah "jendela dunia" dan buku adalah "gudangnya ilmu" kalimat ini dari dulu sering  kita dengar kan? kenyataannya memang benar dengan buku kita dapat memperluas wawasan kita . Kita dapat mengetahui apa yang terjadi pada masa lalu, masa sekarang, dan kemungkinan masa yang akan datang. Buku sangatlah beragam ada buku yang berisi ilmu pengetahuan, sejarah, teknologi, informasi dan komunikasi, motivasi, tokoh, seni, hiburan sampai ada isinya yang membawa kita ke hal negatif pembacanya.
Untuk mengetahui bagaimana cara-cara menulis buku teks pelajaran ada baiknya kita mengetahui apa itu yang menjadi pengertian buku.

Apa itu buku?
Buku dalam bahasa yunani di sebut “biblos”, dalam bahasa inggris di sebut “book”, dalam bahasa belanda di sebut “boek”, dan dalam bahasa jerman adalah “das Buch”. Kesemua kata tersebut pada hakikatnya memiliki arti yang sama dan dipergunakan untuk benda yang sama, yaitu kumpulan kertas yang dijilid. Namun dalam Ensiklopedia Indonesia di jelaskan bahwa buku dalam arti luas adalah semua tulisan dan gambar yang di tulis dan dilukis atas segala macam lembaran papyrus, lontar, perkamen, dan kertas dengan segala bentuknya: berupa gulungan, dilubangi, dan diikat atau dijilid muka dan belakangnya dengan kulit, kain, karton, dan kayu. Sedangkan menurut Andriese, dkk. (1993:  16-17) menjelaskan bahwa buku adalah “….informasi tercetak di atas kertas yang dijilid menjadi satu kesatuan”. Dan jika di bahas lebih dalam lagi buku dibedakan dan di kelompokkan berdasarkan isi, sasaran pembaca, tampilan dan peruntukkannya.
Berdasarkan Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008 buku untuk pendidikan di bagi menjadi empat kelompok, yaitu : buku teks pelajaran, buku panduan guru, buku pengayaan, dan buku referensi.   Karena sebagai Teknolog pendidikan kami akan mencoba membahas buku sesuai dengan kawasan Teknologi Pendidikan itu sendiri yang di dasarkan pada peruntukkannya dalam pendidikan, yaitu Buku teks pelajaran. Sebenarnya apa itu buku teks pelajaran?
Buku teks pelajaran adalah buku acuan wajib untuk digunakan di satuan pendidikan dasar dan menengah atau perguruan tinggi yang memuat materi pembelajaran dalam rangka peningkatan keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan kepribadian, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan kepekaan dan kemampuan estetis, peningkatan kemampuan kinestetis dan kesehatan yang di susun berdasarkan standar nasional pendidikan.

Bagaimana Menyusun buku teks pelajaran?
Seperti yang terlihat di atas buku teks pelajaran harus disusun  berdasarkan standar nasional pendidikan.  Standar nasional pendidikan yang harus di penuhi dalam penulisan buku teks pelajaran meliputi : standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar sarana dan prasarana.
Standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Penulis buku teks memerlukan informasi ini dalam merencanakan pengembangan bahan pelajaran serta pengalaman belajar dengan tetap mengacu pada kompetensi yang perlu dicapai oleh siswa.
Standar proses berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Penulis harus memperhatikan rambu-rambu yang ditetapkan di SP, khususnya dalam mengembangkan model dan metode pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar, standar kompetensi, dan standar kompetensi kelulusan.
Standar kompetensi kelulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penulis perlu memperhatikan SKL dalam menyusun soal, latihan, tugas, dan bahan evaluasi untuk masing – masing pokok bahasan.
Standar sarana dan prasarana berkaitan dengan criteria minimal tentang sarana dan prasarana. Penulis perlu mengetahui dan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada ditiap – tiap satuan pendidikan dalam mengembangkan bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Selain harus mengikuti standar pendidikan nasional, penulisan buku teks pelajaran juga harus memperhatikan beberapa hal teknis, antara lain :
1.       Menarik minat peserta didik yang mempergunakannya.
2.       Mampu memberikan motivasi kepada para peserta didik yang memakainya.
3.       Memuat ilustrasi yang menarik.
4.   Mempertimbangkan aspek-aspek linguistik sehingga sesuai dengan kemampuan para peserta didik yang memakainya.
5. Dapat menstimuli, merangsang aktivitas-aktivitas pribadi para peserta didik yang mempergunakannya.
6.      Sadar dan tegas menghindar dari konsep-konsep yang samar-samar dan tidak biasa, agar tidak membuat bingung peserta didik yang memakainya.
7.   Buku teks haruslah mampu memberi pemantapan, penekanan pada nilai-nilai anak dan orang dewasa.
8.       Buku teks haruslah dapat menghargai perbedaan-perbedaan pribadi para pemakainya.

Secara teori kita telah mengetahui bagaimana menyusun buku teks pelajaran, lalu apakah setiap penulis memiliki pegangan atau acuan yang sama dalam menulis buku mereka untuk mengetahuinya kami akan membahas artikel-artikel yang kami dapat di internet tentang tata cara penulisan buku teks pelajaran dan kami akan memamparkan hasil wawancara kami mengenai penulisan buku langsung kepada seorang penulis buku. Apakah akan sama ?

Pembahasan:
Dari artikel-artikel yang kami dapat dari lima sumber kami menyimpulkan apa saja yang harus diperhatikan dalam menulis buku teks pelajaran yaitu:
Geene dan Pety (dalam Tarigan, 1986: 21) menyodorkan sepuluh kategori yang harus dipenuhi buku teks yang berkualitas. Sepuluh kategori tersebut sebagai berikut.
·         Buku teks haruslah menarik minat siswa yang mempergunakannya.
·         Buku teks haruslah mampu memberikan motivasi kepada para siswa yang memakainya.
·         Buku teks haruslah memuat ilustrasi yang menarik siswa yang memanfaatkannya.
·         Buku teks seyogyanya mempertimbangkan aspek-aspek linguistik sehingga sesuai dengan kemampuan para siswa yang memakainya.
·         Isi buku teks haruslah berhubungan erat dengan pelajaran-pelajaran lainnya, lebih baik lagi kalau dapat menunjangnya dengan terencana sehingga semuanya merupakan suatu kebulatan yang utuh dan terpadu.
·         Buku teks haruslah dapat menstimuli, merangsang aktivitas-aktivitas pribadi para siswa yang mempergunaknnya.
·         Buku teks haruslah dengan sadar dan tegas menghindar dari konsep-konsep yang samar-samar dan tidak biasa, agar tidak embuat bingung siswa yang memakainya.
·         Buku teks haruslah mempunyai sudut pandang atau ”point of view” yang jelas dan tegas sehingga ada akhirnya juga menjadi sudut pandang para pemakainya yang setia.
·         Buku teks haruslah mamu memberi pemantapan, penekanan pada nilai-nilai anak dan orang dewasa.
·         Buku teks haruslah dapat menghargai perbedaan-perbedaan pribadi para pemakainya.

Berdasarkan pada 5 artikel mengenai penyusunan buku teks pelajaran, maka dapat kami simpulkan bahwa ada sistematika dalam penulisan buku yaitu terdiri dari bagian awal, bagian isi atu penyajian materi, dan yang terakhir adalah bagian akhir dapat kita lihat dibawah ini:

Bagian awal
  •  Halaman cover, bersisi tentang judul, pengarang, gambar sampul , nama departemen, tahun terbit.
  • Halaman judul , berisi judul, pengarang/penulis, gambar sampul,  tahun terbit, nama depertemen
  • Daftar isi, yang membuat, judul bab, sub bab, dan nomor halaman
  •   Daftar lain seperti : daftar gambar, daftar table, daftar lampiran.
Bagian isi/penyajian materi
Penyajian adalah cara menyajikan materi pelajaran di dalam buku pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa, mulai dari materi, tahapan, penataan, pembelajaran di kelas, kebutuhan serta minat siswa, dan kepentingan komunikasi. Unsur yang terdapat di dalamnya adalah:
·         tujuan pembelajaran,
·         penahapan pembelajaran,
·         menarik minat dan perhatian siswa,
·         kemudahan dipahami,
·         keaktifan siswa,
·         hubungan bahan,
·         norma, dan
·          latihan dan soal.

Buku teks pelajaran juga harus memenuhi syarat-syarat penyajian yaitu sebagai berikut:
1.       Uraian teratur sesuai dengan urutan setiap bab
2.       Saling memperkuat dengan bahan lain dan kontekstual
3.       Menarik minat dan perhatian sasaran pembaca
4.       Menantang dan merangsang untuk dibaca dan dipelajari
5.       Mengacu pada aspek koginitif, afektif dan psikomotor
6.       Penyajian yang menggunakan bahasan ilmiah dan formal
7.       Penggunaan Bahasa dan Keterbacaan
Dalam buku teks pelajaran juga hendaknya memperhatikan penggunaan bahasa dan keterbacaan sebagai berikut ini:
1.       Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta memperhatikan ragam formal.
2.       Penggunaan bahasa yang dapat meningkatkan daya nalar dan daya cipta siswa.
3.       Penggunaan struktur kalimatyang sesuai dengan tingkat penguasaan dan perkembangan     kognisi siswa.
4.       Penggunaan paragraf yang efektif.
5.       Materi dan ilustrasi atau foto nyata yang sesuai dengan wacana sajian.
Persyaratan yang berkaitan dengan Ilustrasi sebagai berikut:
1.       Relevan dengan konsep, prinsip yang disajikan.
2.       Tidak mengunakan kesinambungan antar kalimat. Antar bagian dan antar paragraph.
3.       Merupakan bagian terpadu dari bahan ajar
4.       Jelas, baik dan merupakan hal-hal esensial yang membantu memperjelas materi

Bagian akhir
Pada bagian akhir dari suatu buku biasanya berisi antara lain :
  •  lampiran, bila lampiran lebih dari satu lembar harus diberi nomor urut arab
  • Glosarium (jika ada), kata/istilah yang berhubungan dengan uraian diktat sehingga memudahkan pemahaman pembaca
  • Kepustakaan, ada beberapa cara menulkiskan kepustakaan, namum namum demi keseragaman dipilih satu dari sekian cara tersebut,dengan ketentuan sebagai berikut : Hendaknya digunakan buku acuan yang relevan dengan bahan kajian yang akan ditulis, tidak ketinggagalan perkembangan teknologi dan sesuai dengan disiplin ilmu.
  • kepustakaan disusun dengan urutan  abjad,  urutannya sebagai berikut : Mulyasan,E, 2003, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Pt Remaja Rosda Karya, Bandung
  • Indeks : pencantuman  indeks dimaksudkan sebagai petunjuk untuk mengetahui dengan mudah uraian suatu teori, atau fakta yang terdapat pada halaman tertentu, penulisan indeks dengan pengaturan sbb :

a.       entri disusun menurut abjad dan tidak bernomor urut
b.      entri diawali dengan huruf kecil , kecuali berupa nama
c.       entri diikuti dengan tanda koma dan nomor halaman tempat entri berada,
Contoh :  alkohol, 12
                 formalin, 35
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam            membuat buku teks pelajaran agar buku tersebut dapat dimaksimalkan penggunaanya.

Hal-hal yang harus diperhatikan:
  • Berilah jarak 3 spasi antara  table atau gambar dengan teks sebelum dan sesudahnya
  • Judul table atau gambar diketik pada halaman yang sama dengan table atau gambarnya, penyebutan menggunakan table atau gambar
  • Tepi kanan teks tidak harus rata , oleh karena itu kata pada akhir baris tidak harus dipotong. Jika terpaksa dipotong tanda hubungnya ditulis setelah huruf akhir, tanpa disisipi spasi, bukan diletakkan dibawahnya
  • Tempatkan nomor halaman di pojok kanan atas pada setiap halaman , kecuali pada halaman pertama setiap bab dan halaman bagian awal.
  • Semua nama pengarang dalam daftar rujukan harus ditulis.
  • Nama awal atau nama tengah dapat disingkat asalkan dilakuan secara konsisten
Hal hal yang tidak boleh dilakukan :
  • Tidak boleh ada bagian yang kosong pada akhir halaman kecuali jika halaman tersebut merupakan akhir bab
  • Tidak boleh memotong table atau gambar
  • Tidak boleh memberi garis vertikal antara kolom pada table kecuali terpaksa
  • Tidak boleh memberi tanda apapun sebagai tanda berakhirnya suatu bab
  • Tidak boleh menempatkan sub judul dan identitas table pada akhir halaman
  • Rincian tidak boleh menggunakan tanda hubung (-) tetapi menggunakan bullet (*) untuk penulisan yang dilakukan dengan menggunakan komputer.
  • Tidak boleh menambah spasi antarkata dalam suatu baris yang bertujuan meratakan tepi kana
  • Daftar rujukan tidak boleh diletakkan di kaki halaman atau akhir setiap bab, daftar rujukan hanya dapat ditempatkan setelah bab akhir



No comments:

Post a Comment